Panen Raya Perdana Yonif TP 823/Rajawakaaka Bukti Nyata Dalam Rangka Ketahanan Pangan.

Daftar Isi

Panen Raya Yonif Tp 823/Rajawakaaka Bersama Forkopimda
(foto:Nm)

 BAUBAU, Satriabutonraya.com - Panen raya jagung di Markas Yonif TP 823/Rajawakaaka menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan pangan di Baubau. Kegiatan yang digelar pada Rabu (4/3/2026) ini dihadiri Komandan Brigade Infanteri 29/Mekongga Kolonel Afriandy Bayu Laksono, S.Sos., M.I.Pol., serta Kepala Kejaksaan Negeri, Kapolres Baubau, Wakil Ketua DPRD, perwakilan Dinas Pertanian, camat, dan lurah setempat. Kehadiran lintas sektor tersebut menjadi wujud dukungan bersama terhadap program ketahanan pangan.

Panen ini merupakan panen perdana dari pengelolaan lahan pertanian yang dikembangkan Yonif TP 823/Rajawakaaka sebagai bagian dari dukungan terhadap program Pemerintah Republik Indonesia. Lahan yang dipanen mencapai 5,3 hektare tanaman jagung yang telah dikelola secara produktif.

Komandan Brigade Infanteri 29/Mekongga Kolonel Afriandy Bayu Laksono menyampaikan bahwa panen tersebut menjadi bukti peran aktif TNI dalam membantu pemerintah daerah, khususnya di sektor pertanian. Ia menjelaskan, total lahan yang telah diolah mencapai sekitar 5,3 hektare dengan berbagai komoditas yang menunjukkan perkembangan cukup baik dan diharapkan terus meningkat ke depan.

Sementara itu, Komandan Yonif TP 823/Rajawakaaka Letkol Inf. Arkham Hidayat, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen satuan dalam mendukung ketahanan pangan serta pemberdayaan lahan produktif di wilayah Baubau. Ia menjelaskan, pihaknya telah mengembangkan sejumlah sektor produktif mulai dari pertanian, peternakan, hingga perikanan sebagai kontribusi nyata kepada masyarakat.

Menurutnya, peran satuan yang dipimpinnya tidak hanya sebagai pasukan tempur, tetapi juga mengemban fungsi pembangunan teritorial.

“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penjaga wilayah, tetapi juga sebagai motor penggerak ketahanan pangan dan percepatan ekonomi daerah,” tegasnya.


Panen Ikan Lele Bersama Forkopimda 
(foto:Nm)

Selain sektor pertanian, dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, Yonif TP 823/Rajawakaaka juga mengembangkan sektor peternakan sebagai upaya memperkuat kemandirian satuan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar.

Melalui kompi peternakan, prajurit secara aktif memelihara ayam, bebek, kambing, sapi, dan lele yang dikelola secara terencana dan berkelanjutan. Perawatan dilakukan secara rutin mulai dari pengaturan pakan, kebersihan kandang dan kolam, hingga pemantauan kesehatan ternak guna memastikan hasil yang optimal.

Keberadaan peternakan ini tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan internal satuan, tetapi juga menjadi wujud nyata komitmen Yonif TP 823/Rajawakaaka dalam memperkuat ketahanan pangan serta mendorong kemandirian dan produktivitas prajurit di wilayah binaan.

Melalui pengembangan sektor pertanian dan peternakan terpadu tersebut, Batalyon 823 Rajawakaaka menargetkan kemandirian pangan internal sekaligus memberikan kontribusi terhadap stabilitas ekonomi Kota Baubau dan wilayah sekitarnya.(Mn/Nm)


Posting Komentar