Panen Kacang Tanah Yonif TP 823/Rajawakaaka, Bukti Nyata Ketahanan Pangan dan Kemandirian Satuan Teritorial Pembangunan
![]() |
| Lahan Kompi Pertanian Pleton Palawija Seluas 6,111Meter Persegi (Foto:Nw) |
BAUBAU, Satriabutonraya.com - Komitmen Yonif TP 823/Rajawakaaka dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali diwujudkan melalui panen kacang tanah yang dilaksanakan personil Kompi Pertanian pada Kamis (26/3/2026). Kegiatan panen berlangsung di lahan ketahanan pangan Kompi Pertanian Pleton Palawija yang selama ini dikelola secara intensif sebagai bagian dari pemanfaatan lahan produktif di lingkungan satuan.
Lahan seluas 6.111 meter persegi yang ditanami kacang tanah tersebut menjadi salah satu sektor unggulan dalam pengembangan pertanian satuan. Proses panen dipantau langsung oleh Danki Pertanian, Letda Inf Andi Andri, yang memastikan seluruh tahapan panen berjalan optimal dan hasil produksi dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Menurut Letda Andi Andri, kegiatan pertanian yang dijalankan prajurit bukan sekadar aktivitas tambahan, melainkan bagian dari implementasi nyata peran Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan dalam mendukung ketahanan pangan, membangun kemandirian satuan, serta memberi kontribusi terhadap kebutuhan masyarakat sekitar.
“Sebagian hasil panen akan kami suplai ke pasar untuk membantu ketersediaan bahan pangan masyarakat, sebagian digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi di asrama, serta sebagian lainnya dibagikan kepada masyarakat di sekitar asrama Yonif TP 823/Rajawakaaka sebagai bentuk kepedulian dan manfaat nyata program ketahanan pangan,” ujarnya.
![]() |
| Panen Kacang Tanah Kompi Pertanin di Lahan Pleton Palawija (Foto:Nw) |
Ia menegaskan, pola pengelolaan pertanian di lingkungan satuan dilakukan secara terencana, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga panen, dengan melibatkan personel secara langsung sebagai bagian dari pembinaan keterampilan produktif prajurit.
Keberhasilan panen kacang tanah ini menjadi bukti bahwa prajurit tidak hanya memiliki kesiapan dalam bidang pertahanan, tetapi juga mampu beradaptasi dan berperan aktif dalam pembangunan sektor pangan. Melalui Kompi Pertanian, Yonif TP 823/Rajawakaaka terus mengembangkan berbagai komoditas pertanian yang bernilai ekonomis dan memiliki manfaat langsung bagi satuan dan masyarakat.
Program ketahanan pangan yang dijalankan juga sejalan dengan upaya TNI AD dalam memperkuat ketahanan wilayah melalui ketersediaan pangan yang berkelanjutan, khususnya di daerah kepulauan yang membutuhkan penguatan sektor produksi lokal.
Selain memberikan manfaat ekonomi, kegiatan pertanian ini juga menanamkan nilai disiplin, kerja sama, dan tanggung jawab kepada seluruh personel. Setiap proses budidaya dilakukan dengan semangat gotong royong sehingga hasil yang diperoleh menjadi bagian dari kekuatan kolektif satuan.
Dengan hasil panen yang terus menunjukkan perkembangan positif, Yonif TP 823/Rajawakaaka optimistis program ketahanan pangan akan terus diperluas melalui pengembangan komoditas lain, sehingga keberadaan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan benar-benar hadir sebagai kekuatan pertahanan yang juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.(Nf/Nw)


Posting Komentar